Ketika terjadi masalah mobil dimana aki berjamur tentunya sangat mengganggu performa kendaraan. Jamur-jamur ini biasanya berwarna putih atau mengeras mirip kerak. Hal itu cenderung muncul pada aki mobil jenis basah dan konvensional. Lalu, bagaimana panduan cara mengatasinya? Berikut penjelasan selengkapnya!

Faktor yang Mempengaruhi Aki Berjamur pada Mobil
Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi pertumbuhan jamur pada kepala aki mobil. Salah satunya adalah kondisi lingkungan tempat mobil disimpan. Alasannya, lingkungan yang lembab dan kurang ventilasi adalah tempat favorit jamur untuk tumbuh.
Selain itu, jika mobil kerap terkena air hujan atau basah karena parkir di luar tidak terlindungi, maka risiko pertumbuhan jamur pada kepala aki menjadi semakin besar. Selain faktor lingkungan, penggunaan aki yang tidak tepat juga kerap memicu pertumbuhan jamur.
Dampak Negatif Munculnya Jamur pada Kepala Aki MobilĀ
Aki berjamur pada mobil dapat menimbulkan berbagai dampak negatif. Hal ini tentu harus diwaspadai. Salah satunya adalah masalah kelistrikan. Jamur yang menempel pada kepala aki ini akan mengganggu kontak antara aki dan komponen yang lainnya. Dengan begitu, dapat menghambat aliran listrik ketika mesin mobil akan dihidupkan.
Selain itu, jamur juga bisa menyebabkan korosi pada klem kepala aki. Korosi ini dapat membuat klem sulit untuk dibuka. Bahkan, parahnya lagi hal tersebut bisa merusak kualitas kontak antara klem dan terminal aki. Dengan demikian performa aki dalam menyuplai listrik ke sistem kendaraan menjadi terganggu.
Panduan Menghilangkan Jamur pada Aki
Jika seseorang mengalami masalah aki mobil berjamur, maka ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasinya. Berikut adalah panduan cara menghilangkanya:
1. Pemeriksaan Rutin
Cara pertama adalah melakukan pemeriksaan rutin. Tujuannya untuk memastikan tidak terdapat tanda-tanda pertumbuhan jamur secara berlebihan. Hal ini bisa dilakukan setiap beberapa bulan sekali atau sesuai dengan rekomendasi teknisi.
2. Pembersihan
Selanjutnya, jika pengguna menemukan adanya jamur pada kepala aki, maka bersihkan dengan hati-hati. Manfaatkan air panas dan sikat yang lembut. Namun ingat, pastikan tidak merusak bagian-bagian sensitif pada kepala aki saat sedang membersihkannya.
Berdasarkan ulasan pembersihan jamur pada aki mobil di kanal YouTube msreviews, tampak kreator video menggunakan air mendidih sangat panas. Ia kemudian menuangkan air tersebut ke bagian yang terdapat kerak putih berjamur. Menurut penuturan kreator, air untuk membersihkan tersebut bersuhu sekitar 70 derajat. Setelah dituangkan, maka tampak kerak-kerak di dalamnya langsung hilang. Dengan demikian, cara ini sangat efektif untuk menghilangkan jamur di bagian kepala aki.
3. Penggunaan Bahan Anti-Jamur
Setelah membersihkan bagian kepala aki, maka pengguna dapat menggunakan bahan anti-jamur khusus. Tujuannya untuk mencegah adanya pertumbuhan jamur. Bahan ini saat ini sudah banyak dijual bebas di toko-toko perlengkapan otomotif.
4. Pengisian Air Aki yang Tepat dan Konsultasi ke Ahli
Tahap terakhir adalah memastikan untuk mengisi air aki pada level batas sesuai anjuran. Hindari pengisian air aki yang terlalu penuh. Apabila mengalami kesulitan dalam mengatasi pertumbuhan jamur pada kepala aki, maka segeralah konsultasi dengan ahli teknisi otomotif terpercaya. Disana mereka akan memberikan saran dan solusi tepat untuk permasalahan tersebut.
Perbedaan Tingkat Bahaya Antara Aki Mobil Berjamur dan Panas
Kondisi aki mobil yang panas ternyata jauh berbahaya daripada kepala aki berjamur. Alasannya, tingkat panas dapat menyebabkan aki menggelembung dan rusak parah. Di sisi lain, jamur lebih identik dengan tanda gangguan kelistrikan yang masih bisa diatasi.
Selain itu, panas aki berlebihan bisa menandakan adanya short circuit atau masalah lain dalam sistem kelistrikan yang serius. Di sisi lain, jamur merupakan akibat dari penguapan air aki karena panas. Ini berarti panas berlebih inilah yang menjadi penyebab utama munculnya jamur.
Aki berjamur pada mobil bisa menjadi masalah besar dan harus segera ditangani dengan tepat. Penyebab utama dari pertumbuhan jamur ini adalah penguapan air aki yang mengandung asam sulfat. Terutama pada aki yang terlalu penuh saat pengisian ulang. Lingkungan lembab juga bisa mempercepat pertumbuhan jamur ini. Oleh karena itu, pastikan selalu mengeceknya ke bengkel terdekat supaya performa mobil senantiasa terjaga. /Estri



