Faktor yang Membuat Aki Mobil Listrik Cepat Rusak

Posted on

Memiliki mobil listrik jadi pilihan yang lebih modern dan ramah lingkungan. Namun, bagian terpenting dari kendaraan ini seperti aki mobil listrik butuh perawatan yang tepat. Bila terjadi kerusakan, biaya penggantian bisa cukup besar. Kondisi aki juga berpengaruh pada jarak tempuh serta performa mobil selama digunakan.

aki mobil listrik
pinterest.com

Penyebab Aki Mobil Listrik Cepat Rusak

Aki merupakan salah satu komponen paling penting dalam kendaraan listrik karena berfungsi sebagai sumber tenaga utama. Namun, banyak pemilik mobil listrik mengalami masalah aki yang cepat melemah atau rusak sebelum waktunya. Berikut beberapa penyebab aki kendaraan elektrifikasi cepat rusak:

1. Penggunaan Aki yang Tidak Sesuai Spesifikasi

Pemakaian aki yang tidak sesuai dengan kebutuhan mobil listrik, seperti aki berkapasitas ampere lebih kecil dari yang direkomendasikan, akan membuatnya bekerja berlebihan.

Akibatnya dapat mengurangi masa pakainya. Hal ini karena aki dipaksa mengirimkan daya yang lebih besar daripada kemampuannya.

2. Pengisian Daya Tidak Benar

Overcharging terjadi saat charger tidak otomatis memutus aliran setelah penuh, menyebabkan panas berlebih dan degradasi sel internal.

Undercharging dari konverter DC-DC rusak membuat aki kekurangan daya kronis. Penggunaan charger tidak sesuai spesifikasi pabrikan memicu ketidakseimbangan voltase, mempercepat korosi terminal.

3. Akselerasi Mendadak dan Kecepatan Tinggi

Akselerasi mendadak dan mempertahankan kecepatan tinggi dalam waktu lama membuat baterai mengeluarkan daya besar secara berulang.

Beban ini memberi tekanan tambahan pada sel baterai sehingga proses penuaan berlangsung lebih cepat. Mengemudi lebih halus dan memanfaatkan mode Eco bisa membantu menghemat energi dan mengurangi beban baterai.

4. Paparan Suhu Ekstrim

Baterai lithium-ion sensitif terhadap suhu panas maupun dingin. Parkir di bawah sinar matahari langsung dalam waktu lama dapat meningkatkan suhu baterai. Sistem pendingin akan bekerja ekstra dan daya ikut berkurang.

Pada suhu sangat rendah, kinerja baterai juga menurun dan proses pengisian menjadi kurang efektif. Parkir di tempat teduh atau area tertutup bisa membantu menjaga suhu tetap stabil.

5. Lama Tidak Dipakai

Berdasarkan pengalaman @Oyot.Mimang yang dibagikan di YouTube channelnya, mobil listrik bisa mengalami mati total karena akinya diduga soak. Akibat mobil tidak digunakan berminggu-minggu. Dalam kondisi ini, jumper bisa dilakukan dengan menggunakan mobil lain sebagai donor. Caranya dengan menghubungkan kabel positif dan negatif seperti prosedur pada mobil konvensional. Setelah kabel terpasang, indikator mulai menyala dan mobil berhasil distarter. Untuk memastikan aki kembali terisi, mobil dibiarkan menyala selama satu hingga dua menit agar sistem pengisian berfungsi dengan baik dan mencegah masalah serupa terulang.

Perbandingan Aki Kendaraan Listrik dan Konvensional

Aki mobil listrik dan konvensional sama-sama memiliki tegangan 12V. Hanya saja fungsi dan cara kerjanya berbeda. Aki konvensional digunakan untuk menyalakan mesin pembakaran internal, menstabilkan tegangan dan menyuplai listrik ke lampu serta sistem elektronik kendaraan. Beban kerjanya cukup berat karena terhubung dengan starter dan alternator. 

Sebaliknya, aki kendaraan elektrifikasi hanya menjadi sumber daya cadangan untuk komponen ringan. Seperti lampu, audio, alarm, serta sistem darurat. Tenaga utamanya berasal dari baterai besar, dan pengisian aki dilakukan melalui konverter DC-DC. Sehingga kinerjanya lebih stabil dan ringan.

Dari segi bahan dan daya tahan, aki konvensional umumnya menggunakan tipe lead-acid yang membutuhkan perawatan dan rentan korosi, sedangkan aki mobil listrik menggunakan teknologi lebih modern seperti AGM, litium, atau nikel yang lebih awet dan minim perawatan.

Terakhir, penting untuk menjadi catatan bahwa umur aki mobil listrik sangat dipengaruhi kebiasaan penggunaan dan perawatan rutin. Sehingga perawatan serta penggunaan harus lebih bijak agar baterai tetap bekerja dengan baik selama bertahun-tahun. /Fitri